Ciptapangan
Ciptapangan





Charoen Pokphand Indonesia Makassar Gelar Seminar Pasca Panen dan Penjualan bagi Petani Jagung di Sulawesi Selatan
posted by admin on 02/02/18

Charoen Pokphand Indonesia Makassar  Gelar Seminar Pasca Panen dan Penjualan bagi Petani Jagung di Sulawesi Selatan

 

Sebagai salah satu sentra jagung nasional, Sulawesi Selatan merupakan produsen potensial yang dapat menjadi salah satu produsen jagung terbesar dalam skala nasional. Untuk itu, pemerintah lokal selalu gencar melakukan pembinaan dan pengembangan potensi jagung di Sulawesi Selatan.

Pada umumnya, hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan merupakah area produktif yang dapat menghasilkan jagung, terutama daerah Jeneponto, Bone, Wajo dan Luwuk. PT. Charoen Pokphand Indonesia sendiri, sangat mendukung program pengembangan kualitas jagung di Sulawesi Selatan dengan secara berkesinambungan memberikan seminar pasca panen dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas panen petani.

Baru baru ini, PT. Charoen Pokphand Indonesia kembali menjalankan seminar pasca panen bagi petani jagung di Kabupaten Luwu tepat nya di Masamba. Seminar ini dihadiri oleh 150 petani dan dibuka oleh Kepala Dinas Tanaman pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Luwu Utara yang diwakiliki oleh Bpk. Ir. Umar Alatas. Kegiatan ini berlangsung di hotel Remaja Indah, Masamba.

Dalam acara ini dihadirkan presentasi terkait cara menangani pasca panen dan kualitas jagung. Presentasi dibawan oleh Bpk Yussar Wirawan selaku Purchasing Manager dan Bpk. Faursyah Rasyidin selaku Supervisor Feed Technology dari Charoen Pokphand Indonesia Makassar. Dalam presentasinya, Bpk Yussar Wirawan menjelaskan terkait prosedur penerimaan jagung di pabrik Charoen Pokphand Indonesia, dokumen dokumen yang perlu dipersiapkan, sistem pembayaran dan sistem transparansi yang selama ini dijalankan di PT. Charoen Pokphand Indonesia Makassar. Juga ditekankan terkait  tidak adanya pungutan atau biaya apapun dalam proses penerimaan jagung di Charoen Pokphand Makassar.

Adapun Bpk Faursyah Rasyidin dalam presentasinya menjelaskan tentang penanganan jagung setelah panen dan bagaimana memberikan perlakuan agar kualitas dari jagung dapat terjaga sehingga memberikan keuntungan yang optimal bagi petani. Dengan demikian tujuan utama untuk mensejahterahkan petani dapat dicapai.

Seminar berlangsung selama kurang lebih 4 jam dan terlihat bahwa para petani sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Banyak sekali pertanyaan yang diajukan oleh petani dan dijawab dengan baik oleh nara sumber. Setelah kegiatan selesai dilanjutkan dengan makan siang bersama dan obrolan ringan sesama petani untuk saling menguatkan kerukunan antar petani.

“saya harap Pokphand terus melakukan kegiatan seperti ini, karena kami rasa sangat bermanfaat bagi kami” demikian kata Ambo Dalle, seorang petani jagung yang merasa sangat bahagia karena diberi kesempatan ikut seminar ini. “Terima kasih Pokhand”, demikian menutup perbincangan sambil tersenyum puas.


Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?
ONLINE POLLING
MOST VISITED
MOST RATED