Ciptapangan
Ciptapangan





Jadikan Indonesia Timur Sentra Jagung, Pemerintah Bagi Lahan ke Petani
posted by admin on 14/02/17

Senin, 13 Februari 2017 | 23:50 WIB
Namun, pemerintah menyadari ada masalah besar mewujudkan keinginan menjadikan Indonesia timur sebagai sentra jagung. Persoalan tersebut adalah ketersediaan lahan bagi petani.

"Hal pertama yang akan diselesaikan adalah soal lahan," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution saat kunjungan ke Lombok, akhir pakan lalu.

Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan kebijakan reforma agraria yang salah satunya meliputi pembagian lahan negara kepada kepada kelompok tani. Kebijakan itu akan dimulai pertengahan tahun ini atau selambatnya awal tahun 2018.

Adapun terkait luas lahannya, Darmin belum menyebutkan angka pasti. Meski begitu, ada kemungkinan luas lahan yang diserahkan lebih dari 50 hekter per kelompok tani.

"Satu kelompok itu mungkin paling sedikit 50 hektar. Itu sudah ada berapa keluarga, mungkin 30-40 keluarga," kata Darmin.

Selain untuk tanaman jagung, pembagian lahan juga akan diberikan untuk mendorong produksi tebu dan ternak. Kedua komoditas tersebut juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di kawasan Indonesia timur.

Pemerintah meyakini, pembagian lahan kepada petani mampu mengatasi masalah kemiskinan struktural petani. Salah satu penyebabnya adalah penguasaan lahan yang hanya 0,3 hektar per keluarga tani.

Namun perlu dicatat, pembagian lahan yang diberikan pemerintah bukan secara individu, melainkan per kelompok. Diharapkan lahan tersebut bisa dimanfaatkan bersama dampaknya pun bisa dirasakan bersama-sama.
Sumber : KOMPAS.com

Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Sabrina Asril

Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?
ONLINE POLLING
MOST VISITED
MOST RATED