Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
AUD 9,781.00 10,062.000
CHF 13,635.00 14,089.000
CNY 1,993.00 2,081.000
EUR 15,056.00 15,365.000
GBP 19,057.00 19,407.000
HKD 1,647.00 1,762.000
JPY 122.14 125.940
NOK 1,562.00 1,700.000
NZD 9,029.00 9,276.000
SGD 9,666.00 9,895.000
USD 13,145.00 13,295.000
Last update: 04/05/16 08:00:02
COMMODITY
Name Last Trade Change
Corn (cents/bu.) 374.500 3.750 (1.001%)
Soybean Meals (cents/bu.) 337.300 2.200 (0.652%)
Gold ($/troy oz.) 1,249.500 0.300 (0.024%)
Gold ($/troy oz.) 1,285.200 5.500 (0.428%)
Last update: 04/05/16 08:00:09
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
BISI Akan Pecah Nominal Saham
posted by admin on 09/07/08

JAKARTA -- PT Bisi International Tbk berencana memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio maksimal satu berbanding lima.

Aksi korporasi itu bertujuan menjaga harga dan meningkatkan likuiditas saham perusahaan penghasil benih unggul jagung, padi, dan sayur-sayuran itu. "Selama ini saham Bisi kurang likuid, jadi perlu stock split," kata Wakil Direktur Utama Bisi Tjiu Thomas Effendy kepada Tempo di Jakarta

Bisi akan merealisasikan pelaksanaan pemecahan nominal saham ini pada kuartal ketiga tahun ini. Permintaan persetujuan dari pemegang saham juga akan digelar pada Agustus mendatang. "Jika waktunya tidak keburu, akan dilakukan pada kuartal keempat," ujar Thomas.

Menurut dia, dengan jumlah saham beredar lebih banyak, harga saham emiten berkode BISI itu bisa lebih murah dan terjangkau oleh investor kecil. Selain itu, perseroan ingin kenaikan harga saham Bisi semakin bagus. "Para investor retail bisa ikut membeli sahamnya lebih banyak dan menguntungkan."

Selama kuartal pertama 2008, penjualan Bisi melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 440 miliar dari sebelumnya, Rp 156 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersihnya naik delapan kali lipat lebih dari Rp 15 miliar menjadi Rp 124,5 miliar. Hingga akhir 2008, pendapatan ditargetkan akan meningkat menjadi Rp 1,7 triliun dari Rp 890 miliar tahun lalu. Adapun keuntungan ditargetkan bertumbuh 150 persen, dari Rp 150,2 miliar pada tahun lalu, menjadi Rp 375,5 miliar.

Tahun ini Bisi mentargetkan peningkatan kapasitas produksi pabriknya hingga 60 ribu ton. Peningkatan dilakukan secara bertahap dari 20 ribu ton pada 2007, seiring dengan mulai beroperasinya dua pabrik baru berkapasitas masing-masing 20 ribu ton. Pabrik baru pertama diperkirakan mulai beroperasi Juni lalu. Pabrik baru kedua akan mulai berproduksi pada Oktober sehingga Bisi diperkirakan bakal mampu menguasai 70 persen pangsa pasar nasional.

Dengan proses peningkatan kapasitas produksi, Bisi mentargetkan mampu memproduksi benih jagung hingga 32 ribu ton tahun ini. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat daripada tahun 2007 sebesar 19 ribu ton. Produksi benih padi juga ditargetkan bakal meningkat dari 680 ton pada 2007 menjadi 7.700 ton tahun ini.

Analis pasar modal dari PT BNI Securities, M. Alfatih, memprediksi saham Bisi akan cenderung menguat akibat pemecahan nominal saham, kendati secara teknis harga sahamnya mulai menunjukkan penurunan setelah melonjak pada November tahun lalu.

Alfatih memprediksi saham Bisi masih memiliki potensi bergerak naik untuk jangka panjang. Adapun secara jangka menengah kondisinya cenderung mendatar. "Level support (bawah) saham ini di Rp 4.600 dan level resistance (atas) Rp 5.100-5.300.

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling
CP Stock Update
Name Last Trade Change
BISI International Tbk. 1,580 70.000 (4.430%)
Charoen Pokphand Indonesia Tbk 3,660 50.000 (1.366%)
Last update: 04/05/16 08:00:20
STOCK EXCHANGE
Name Last Trade Change
NASDAQ Composite 4,763.220 54.370 (1.141%)
Osaka Nikkei 225 16,147.380 518.670 (3.212%)
HANG SENG INDEX 20,565.920 111.020 (0.540%)
STI Index 2,791.160 20.040 (0.718%)
Taiwan TSEC weighted index 8,268.280 25.840 (0.313%)
Shanghai SSE Composite Index 2,992.640 54.320 (1.815%)
Dow Jones Industrial Average 17,750.910 140.250 (0.790%)
Jakarta Composite Index 4,812.260 3.950 (0.082%)
KOSPI Composite Index 1,974.510 11.900 (0.603%)
Kuala Lumpur FTSE Bursa Malaysia KLCI 1,638.910 12.530 (0.765%)
Last update: 04/05/16 08:00:22
JSX MOVERS
Name Last Trade Change
Bumi Resources Tbk. 50 0.000 (0.000%)
Medco Energi International Tbk 1,685 25.000 (1.484%)
Last update: 04/05/16 08:00:20
FUTURE INDEX
Name Last Trade Change
Dow Jones Indus. Jun 15 18,100.000 25.000 (0.138%)
E-Mini S&P 500 Jun 15 2,118.500 4.500 (0.212%)
Mini Dow Jones Indus.-$5 Jun 15 18,100.000 25.000 (0.138%)
Nasdaq 100 Jun 15 4,531.000 7.000 (0.154%)
S&P 500 Jun 15 2,123.500 44.000 (2.072%)
Last update: 04/05/16 08:00:14