Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,963.00 14,963.000
AUD 10,432.06 10,432.060
HKD 1,906.20 1,906.200
MYR 3,359.08 3,359.080
NZD 9,375.39 9,375.390
NOK 1,530.50 1,530.500
GBP 18,128.93 18,128.930
SGD 10,812.52 10,812.520
CHF 15,604.78 15,604.780
JPY 11,039.24 11,039.240
MMK 8.18 8.180
INR 187.78 187.780
KWD 48,670.40 48,670.400
PKR 63.61 63.610
PHP 269.02 269.020
LKR 41.28 41.280
THB 409.08 409.080
BND 10,804.35 10,804.350
EUR 15,248.29 15,248.290
CNY 2,216.21 2,216.210
KRW 11.45 11.450
Last update: 03/08/22 12:45:38
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Bos Charoen Pokphand raih doktor honoris causa
posted by admin on 23/11/17

Bos Charoen Pokphand raih doktor honoris causa

oleh : Abdul Basith | Rabu, 22 November 2017 | 23:22 WIB

KONTAN.CO.ID - SEMARANG. Turut mengembangkan pola kemitraan dalam industri peternakan ayam pedaging, Presiden Direktur (Presdir) PT Charoen Pokphand Tbk. (CPIN), Thomas Effendy raih gelar doktor honoris causa dari Universitas Diponegoro.

"Saya diyakinkan dengan membuat karya ilmiah berjudul pengembangan pola kemitraan usaha peternakan ayam pedaging dalam rangka meningkatkan daya saing produksi unggas," ujar Presiden Direktur CPIN Thomas Effendy saat konferensi pers, Rabu (22/11).

Pidato ilmiah yang akan disampaikan Thomas akan menceritakan kondisi peternakan saat krisis pada tahun 1998. Saat itu konsumsi ayam merosot hingga 60%.

Pola kemitraan dinilai mampu mengamankan keberlanjutan usaha peternakan. Hal itu dibuktikan dengan melalui masa sulit peternakan ayam pada saat krisis dan wabah flu burung menyerang.

Usaha peternakan dinilai rentan terhadap gejolak ekonomi dan wabah penyakit hewani. Pola kemitraan memungkinkan risiko usaha akibat kegagalan budidaya dan penurunan harga pasar diminimalkan dan diambil alih oleh perusahaan inti.

Meski begitu masih terdapat risiko kerugian bagi peternak plasma. Hal itu apabila kinerja budidaya di bawah standar yang telah disepakati.

"80% adalah peternak dengan kandang terbuka sehingga perlu pola yang lebih efisien," terang Thomas.

Terbatasnya lahan peternakan dan ancaman penyakit hewani menuntut dikembangkannya pola kemitraan dengan kandang tertutup. Hal itu dapat menciptakan pola budidaya yang lebih efisien, aman dan produktif.

Namun perubahan pola pemeliharaan peternakan tertutup masih lambat di Indonesia. Thomas bilang hal tersebut masih terbentur dengan masalah dana.
Sumber : kontan.co.id, tgl 22 November 2017


Previous News     |      Next News

Current Rating: 3.080 (25 users)

Rate this news:



Online Pooling